Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026 Masuk KEN, Angkat Budaya Melayu ke Panggung Nasional
BATU BARA Cyberfakta.my.id-Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII Tahun 2026 kembali digelar dengan membawa semangat pelestarian budaya Melayu sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Festival budaya tersebut menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2026, berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026 tentang Karisma Event Nusantara Tahun 2026.
Ketua Panitia Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026, Darmawan Sarianto Nasution, S.Pd, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Batu Bara untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi Melayu kepada masyarakat luas.
Hal tersebut disampaikannya melalui pesan WhatsApp pada Kamis (1/10/2026).
«“Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026 kembali hadir sebagai festival budaya nasional perdana dalam Karisma Event Nusantara Tahun 2026, yang menampilkan kekayaan tradisi Melayu di Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara,” ujar Darmawan.»
Menurutnya, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan melalui Dana Indonesia Raya, Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara, PT Inalum serta PT PNM.
Dengan mengusung semangat pelestarian budaya dan promosi pariwisata daerah, festival ini akan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari parade budaya, pertunjukan seni Melayu, perlombaan tradisional, pameran ekonomi kreatif, kuliner khas Batu Bara hingga penampilan sejumlah artis nasional.
Angkat Identitas Budaya Melayu
Nama “Batu Bara Bertanjak” memiliki makna yang erat dengan identitas budaya masyarakat setempat. Tanjak atau tengkulok merupakan hiasan atau penutup kepala tradisional Melayu yang menjadi salah satu simbol penghormatan sekaligus identitas budaya masyarakat Melayu.
Festival ini dijadwalkan berlangsung pada 10–16 Oktober 2026 di kawasan Istana Niat Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Pemilihan Istana Niat Lima Laras sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan salah satu kawasan bersejarah yang memiliki keterkaitan kuat dengan perjalanan dan kebudayaan Melayu di Batu Bara.
Darmawan mengajak masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Utara dan Kabupaten Batu Bara, untuk hadir dan turut memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan.
«“Mari kita bersama-sama hadir, berpartisipasi aktif, dan memeriahkan rangkaian kegiatan ini demi mempererat kebersamaan kita,” katanya.»
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat sangat dibutuhkan untuk menyukseskan penyelenggaraan Batu Bara Bertanjak Jilid VII Tahun 2026.
«“Kehadiran dan antusiasme Bapak, Ibu, serta saudara-saudara sekalian sangat berarti untuk menyukseskan acara Batu Bara Bertanjak Jilid VII Tahun 2026 ini. Apalagi ini merupakan event nasional perdana yang mewakili Kabupaten Batu Bara dalam Karisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata RI, dan juga Calendar of Event Sumatera Utara,” ujar Darmawan.»
Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Selama festival berlangsung, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati berbagai pertunjukan budaya, mengenal lebih dekat tradisi masyarakat pesisir Sumatera Timur, serta berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM dan komunitas seni lokal.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Batu Bara Bertanjak tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, sosial dan budaya masyarakat Kabupaten Batu Bara.
Kehadiran Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat identitas budaya Melayu sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
Sebagian besar rangkaian kegiatan festival tersebut dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat dan wisatawan.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal, rangkaian acara dan kegiatan festival diimbau mengikuti kanal resmi panitia Batu Bara Bertanjak Jilid VII serta kanal promosi pariwisata daerah.(Bl.)
Sumber: Panitia Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026
