Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

USAI DARMAN, KINI ‘NAKOK’ DIDUGA KUASAI NARKOBA DAN LODES DARI BALIK LAPAS TEBINGTINGGI


Cyberfakta.my.id TEBINGTINGGI Aroma dugaan peredaran narkoba dan praktik penipuan online atau yang dikenal dengan istilah “Lodes” kembali mencuat dari balik tembok Lapas Kelas IIB Tebingtinggi, Jalan Pusara Pejuang No. 14, Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun redaksi menyebutkan, aktivitas ilegal tersebut diduga dikendalikan oleh seorang warga binaan pemasyarakatan berinisial MS alias Nakok Sitanggang.

Dugaan ini tentu menjadi persoalan serius. Sebab, jika benar aktivitas tersebut masih dapat berjalan dari dalam lapas, muncul pertanyaan besar: sejauh mana pengawasan dilakukan dan bagaimana barang terlarang serta alat komunikasi dapat digunakan untuk mengendalikan aktivitas ilegal dari balik jeruji?

NAKOK DISEBUT-SEBUT GANTIKAN DARMAN

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut, MS alias Nakok diduga menjadi sosok yang saat ini memegang kendali atas peredaran “minyak”  istilah yang disebut digunakan untuk menyebut sabu sekaligus aktivitas lodes di dalam lapas.

Sumber tersebut juga menyebut bahwa sebelumnya aktivitas serupa dikaitkan dengan seorang WBP berinisial Darman, yang kini telah dipindahkan ke Lapas Narkotika Pematangsiantar di Raya, Kabupaten Simalungun.

“Bigbos ‘minyak’ di sini saat ini diduga adalah MS alias Nakok. Sebelumnya WBP Darman yang saat ini sudah dipindahkan. Dia disebut-sebut bebas bergerak mengatur peredaran dari Kamar 6B Blok B,” ujar sumber kepada redaksi, Minggu (21/06/2026).

Informasi tersebut tentu membutuhkan verifikasi dan penyelidikan lebih lanjut dari aparat penegak hukum maupun jajaran pemasyarakatan.

Namun, jika dugaan tersebut benar, maka persoalannya bukan lagi sekadar pelanggaran tata tertib oleh seorang warga binaan. Ini menyangkut dugaan adanya jaringan yang mampu menjalankan aktivitas ilegal secara terorganisir dari dalam lembaga pemasyarakatan.

“BOS LODES DAN NARKOBA”

Sumber lain bahkan menyebut MS alias Nakok sebagai sosok yang diduga menjadi pengendali aktivitas lodes sekaligus distribusi narkoba di dalam lapas.

“Si Nakkok itu bos lodes dan narkobanya, Bang,” ungkap sumber tersebut.

MS alias Nakok disebut menempati Kamar 6B Blok B, yang berdasarkan informasi sumber diyakini menjadi salah satu titik aktivitas tersebut.

Lebih jauh, muncul pula tudingan mengenai adanya dugaan keterlibatan oknum internal lapas.

“Mana bisa ditutup lodes di sini, Bang. Sudah bertahun-tahun berjalan. Tidak ada yang berani menutupnya, apalagi kalau KPLP ikut bermain,” ujar sumber.

Pernyataan tersebut merupakan tudingan sumber yang belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi. Karena itu, tudingan mengenai keterlibatan petugas maupun pejabat lapas harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan investigasi resmi.

Sumber juga mengklaim bahwa setoran dari aktivitas tersebut dapat mencapai puluhan juta rupiah per kamar setiap minggu.

Angka tersebut tentu menjadi informasi yang sangat serius dan patut diuji kebenarannya melalui penyelidikan aparat berwenang.

ZERO HP, ZERO NARKOBA: JANGAN SAMPAI HANYA JADI SLOGAN

Dugaan ini semakin mengundang perhatian karena berhadapan langsung dengan semangat pemberantasan narkoba dan penggunaan telepon seluler ilegal di lingkungan pemasyarakatan.

Program Zero HP dan Zero Narkoba semestinya tidak berhenti pada razia, apel, maupun pernyataan resmi. Program tersebut harus terlihat nyata dalam pengawasan sehari-hari.

Jika benar seorang warga binaan dapat mengendalikan dugaan transaksi narkoba maupun penipuan online dari dalam kamar tahanan, maka publik berhak mempertanyakan:

Bagaimana telepon seluler bisa digunakan?

Bagaimana komunikasi dengan pihak luar dapat berlangsung?

Bagaimana dugaan transaksi dapat berjalan tanpa terdeteksi?

Dan yang paling penting:

Apakah sistem pengawasan internal benar-benar berjalan, atau justru ada celah yang dimanfaatkan oleh pihak tertentu?

PUBLIK MINTA KEMENTERIAN TURUN TANGAN

Munculnya informasi ini seharusnya menjadi alarm bagi jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara.

Publik mendesak dilakukan investigasi menyeluruh dan objektif terhadap Lapas Kelas IIB Tebingtinggi.

Pemeriksaan tidak cukup hanya dilakukan terhadap warga binaan yang disebut dalam informasi tersebut. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, maka seluruh rantai pengawasan juga harus diperiksa.

Mulai dari bagaimana barang terlarang dapat masuk, bagaimana komunikasi dilakukan, siapa yang menerima manfaat, hingga apakah terdapat dugaan kelalaian atau keterlibatan oknum petugas.

Jangan sampai tembok lapas hanya mampu mengurung warga binaan, tetapi gagal menghentikan aktivitas ilegal yang diduga masih bisa dikendalikan dari balik jeruji.

Jika nantinya hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran atau keterlibatan oknum, maka tindakan tegas harus diberikan tanpa pandang bulu.

Evaluasi terhadap pejabat maupun petugas yang terbukti lalai atau terlibat juga layak dipertimbangkan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.

REDAKSI MINTA JAWABAN LAPAS

Redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kalapas Kelas IIB Tebingtinggi dan KPLP terkait informasi mengenai dugaan pengendalian peredaran narkoba dan praktik lodes yang disebut-sebut dilakukan oleh WBP berinisial MS alias Nakok dari dalam lapas.

Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum dapat dihubungi atau belum memberikan keterangan kepada redaksi.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak Lapas Kelas IIB Tebingtinggi maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini.

Publik kini menunggu satu hal sederhana:

APAKAH DUGAAN INI AKAN DIBONGKAR, ATAU KEMBALI BERHENTI SEBAGAI INFORMASI DI BALIK TEMBOK LAPAS?

(TIM REDAKSI)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • USAI DARMAN, KINI ‘NAKOK’ DIDUGA KUASAI NARKOBA DAN LODES DARI BALIK LAPAS TEBINGTINGGI
  • USAI DARMAN, KINI ‘NAKOK’ DIDUGA KUASAI NARKOBA DAN LODES DARI BALIK LAPAS TEBINGTINGGI
  • USAI DARMAN, KINI ‘NAKOK’ DIDUGA KUASAI NARKOBA DAN LODES DARI BALIK LAPAS TEBINGTINGGI
  • USAI DARMAN, KINI ‘NAKOK’ DIDUGA KUASAI NARKOBA DAN LODES DARI BALIK LAPAS TEBINGTINGGI
  • USAI DARMAN, KINI ‘NAKOK’ DIDUGA KUASAI NARKOBA DAN LODES DARI BALIK LAPAS TEBINGTINGGI
  • USAI DARMAN, KINI ‘NAKOK’ DIDUGA KUASAI NARKOBA DAN LODES DARI BALIK LAPAS TEBINGTINGGI