Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Proyek PUPR Rp988 Juta Disorot: Papan Proyek Tak Cantumkan Masa Pelaksanaan, Aktivitas di Lapangan Terhenti

LABUHANBATU, CYBERFAKTA.MY.ID Proyek pembangunan peningkatan jalan di Desa Tapian Nauli, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, yang bersumber dari anggaran APBD dengan nilai mencapai Rp988 juta, menuai sorotan dan tanda tanya dari masyarakat.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh CV Pratama Karya Nusantara tersebut disebut tidak menunjukkan aktivitas pekerjaan secara maksimal di lapangan. Kondisi ini semakin menjadi perhatian karena berdasarkan pantauan awak media pada 22 September 2026, tidak ditemukan pekerja maupun pihak pelaksana proyek di lokasi.

Yang lebih mengundang pertanyaan, papan informasi proyek yang terpasang di lokasi disebut tidak mencantumkan masa waktu pelaksanaan pekerjaan secara jelas. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik: berapa sebenarnya lama waktu yang diberikan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dan kapan proyek tersebut harus dinyatakan selesai?

Dengan nilai pekerjaan hampir Rp1 miliar, masyarakat tentu berhak mendapatkan informasi yang transparan mengenai anggaran, volume pekerjaan, waktu pelaksanaan, hingga perkembangan proyek di lapangan.

Ironisnya, proyek yang menggunakan uang rakyat tersebut justru terlihat seperti kehilangan aktivitas. Berdasarkan pantauan, hanya terlihat dua unit alat berat di lokasi, sementara aktivitas pekerja tidak terlihat sebagaimana mestinya.

Kondisi ini memunculkan keresahan masyarakat, terlebih pekerjaan tersebut berkaitan langsung dengan akses jalan yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Proyek APBD Bukan Proyek Pribadi

Masyarakat mempertanyakan keseriusan pelaksanaan dan pengawasan proyek tersebut. Sebab, proyek yang dibiayai melalui APBD bukanlah pekerjaan pribadi yang dapat dikerjakan sesuka hati tanpa kejelasan waktu dan perkembangan pekerjaan.

Publik berhak tahu kapan pekerjaan dimulai, berapa lama masa pelaksanaannya, berapa progresnya, dan kapan jalan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Jika memang terdapat kendala teknis, cuaca, administrasi, material, maupun persoalan lainnya, pihak pelaksana dan dinas terkait seharusnya dapat memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.

Namun hingga berita ini diturunkan, pimpinan proyek atau pihak pelaksana disebut belum dapat ditemui awak media untuk memberikan keterangan terkait kondisi pekerjaan tersebut.

Dinas PUPR Diminta Jangan Tutup Mata

Masyarakat meminta Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu dan pihak terkait turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut.

Pengawasan tidak cukup hanya dilakukan di atas meja. Proyek yang menggunakan anggaran hampir Rp1 miliar harus dipastikan dikerjakan sesuai kontrak, spesifikasi teknis, volume, mutu, serta jadwal pelaksanaan yang telah ditetapkan.

Apalagi apabila pekerjaan benar terhenti selama beberapa hari, pihak terkait perlu menjelaskan apa penyebabnya dan bagaimana langkah penyelesaiannya.

Masyarakat juga meminta agar keberadaan proyek tersebut tidak sampai menghambat akses dan aktivitas warga.

Sebab pada akhirnya, anggaran yang digunakan adalah uang publik. Maka hasil pekerjaan pun harus kembali memberikan manfaat kepada publik.

Jangan sampai proyek yang seharusnya menjadi fasilitas masyarakat justru menjadi pekerjaan yang penuh tanda tanya.

Hingga berita ini diterbitkan, CV Pratama Karya Nusantara maupun pihak Dinas PUPR terkait belum memberikan keterangan mengenai masa pelaksanaan, progres pekerjaan, serta alasan minimnya aktivitas di lokasi.

(Redaksi)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Proyek PUPR Rp988 Juta Disorot: Papan Proyek Tak Cantumkan Masa Pelaksanaan, Aktivitas di Lapangan Terhenti
  • Proyek PUPR Rp988 Juta Disorot: Papan Proyek Tak Cantumkan Masa Pelaksanaan, Aktivitas di Lapangan Terhenti
  • Proyek PUPR Rp988 Juta Disorot: Papan Proyek Tak Cantumkan Masa Pelaksanaan, Aktivitas di Lapangan Terhenti
  • Proyek PUPR Rp988 Juta Disorot: Papan Proyek Tak Cantumkan Masa Pelaksanaan, Aktivitas di Lapangan Terhenti
  • Proyek PUPR Rp988 Juta Disorot: Papan Proyek Tak Cantumkan Masa Pelaksanaan, Aktivitas di Lapangan Terhenti
  • Proyek PUPR Rp988 Juta Disorot: Papan Proyek Tak Cantumkan Masa Pelaksanaan, Aktivitas di Lapangan Terhenti